Belimbing
Banyak orang pasti sudah mengenal yang namanya buah belimbing. Dalam bahasa Latin buah belimbing ini di sebut dengan  Averrhoa Carambola.
Buah belimbing yang sudah masak(tua) biasanya berwarna kuning mengkilat dan bersegi lima. Buah ini dikenal dengan rasa manis keasaman. Walaupun rasanya yang manis keasaman, buah belimbing juga banyak mengandung vitamin C.
Didepan halaman rumahku ada tumbuh Pohon Belimbing yang buahnya bisa dibilang tidak pernah putus untuk berbuah.
Ada cerita semalam yang mendadak membuatku berfikir tentang buah belimbing.
Bentuknya yang seperti bintang, mengkilat dan bersudut runcing.
Tapi sebenarnya buah belimbing bukan benar-benar berbentuk bintang,
kecuali kita mengirisnya, atau melihatnya dari pangkal atau ujung buah itu.
Itu dia,
sama seperti rasa kagum, rasa salut yang kita lihat dari orang lain.
Rasa seperti itu ternyata hanya akan ada ketika kita melihat dari satu sisi saja.
Kalau kita mencoba melihat dari sisi yang lain, kita hanya akan menemui bentuk yang aneh yang tidak kita kenali.
Buah belimbing, lihatlah dari dari samping,
kita hanya akan melihat satu sudut runcing yang mencuat, karena memang ujung-ujungnya pipih.
Tapi yang paling penting, buah belimbing, meskipun kita iris, kita jadikan juice, bahkan kalau kita telan bulat-bulat tetap akan jadi belimbing.
Bahkan sudutnya yang runcing tidak akan pernah melukai, karena memang sudutnya itu tidak tajam.
Meskipun mengkilat dan terlihat seperti melamin, belimbing sangat rapuh, jangankan dengan cara menjatuhkannya, memegang dengan kuat saja bisa membuatnya rusak dan busuk.
Aku jatuh cinta pada keindahan belimbing,
pada filosofinya bentuknya yang indah, seperti keindahan seorang wanita,
kadang terlihat tajam, terasa asam, dan apabila berlebihan akan bisa memabukkan...
Dan di sisi lain, dia begitu rapuh,
bahkan setelah di petik, belimbing seolah-olah pasrah untuk segera membusuk dan layu.
Aku teringat bagaimana orang tua ku menjaga buah belimbing yang tumbuh di halaman rumah, mereka membersihkannya,
menjaga bunganya, membungkus putiknya,
menjauhkan segala macam hama dari buahnya. Seperti mereka menjaga ku.
Meskipun kelak aku akan di petik, mungkin untuk di nikmati atau sekedar untuk dibiarkan layu.
Selamat beraktifitas
Untuk mengawali hari senin dengan penuh semangat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHT (Penggunaan Modul Ajar dengan Pendekatan Deep Learning)

Berkah Bagi GTT SMA/SMK/SLB Provinsi Kalimantan Tengah